Polisi Ungkap Kronologi Penusukan Usai Adu Mulut di Kramat Jati

by

Perselisihan singkat di sebuah pangkalan ojek di Jalan Kerja Bakti, Kramat Jati, Jakarta Timur, berujung penusukan terhadap Paskaharianto (43). Polisi menyebut insiden itu terjadi setelah korban dan pria berinisial J terlibat adu mulut pada Minggu (27/9) sekitar pukul 22.45 WIB.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi mengatakan, polisi menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 23.00 WIB mengenai penusukan di lokasi tersebut. “Pada hari Minggu (27/9), sekira jam 23.00 WIB, mendapat informasi dari masyarakat bahwa di tempat kejadian perkara (TKP) telah terjadi peristiwa penusukan, berawal dari adu mulut,” kata Made saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin.

Perselisihan bermula dari motor mogok

Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula ketika Paskaharianto hendak menemui J di pangkalan ojek. Saat itu, J sedang mendorong sepeda motor karena kendaraan yang dikendarainya dalam kondisi mati atau mogok.

Made menjelaskan, korban kemudian melontarkan ucapan kepada J, “bakar saja motornya”. Ucapan tersebut membuat J tersinggung dan memicu pertengkaran verbal di antara keduanya.

Setelah perselisihan pertama, Paskaharianto pulang ke rumah. Ia kemudian mengajak kakaknya, Lukas, untuk kembali mendatangi J yang masih berada di pangkalan ojek. Sesampainya di lokasi, pertengkaran kembali terjadi.

Korban dan pelaku sama-sama melakukan penyerangan

Menurut keterangan kepolisian, J lebih dulu memukul Paskaharianto. Setelah itu, J menusuk korban beberapa kali. Tusukan tersebut mengenai lengan, kepala, dan punggung korban.

“Lalu, pelaku memukul korban, kemudian pelaku menusuk korban beberapa kali dan mengenai bagian lengan, kepala, dan punggung,” ujar Made.

Paskaharianto kemudian membalas dengan menusukkan anak kunci motor yang dipegangnya ke arah kepala J. Cekcok dan penyerangan itu berhenti setelah warga datang untuk melerai kedua pihak.

Akibat kejadian tersebut, Paskaharianto mengalami luka sobek pada tangan kanan, luka di bagian atas kepala sebelah kiri, luka tusuk pada punggung, serta memar di bawah mata sebelah kiri. Polisi membawa korban ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan sekaligus menjalani visum.

Polres Metro Jakarta Timur masih menyelidiki kasus tersebut. Setelah menerima laporan, pengendali dan piket fungsi mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan awal. Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah orang yang mengetahui kejadian itu.

Dalam laporan penyelidikan, dua saksi yang telah dicatat bernama Ridho dan Abdul Malik. “Petugas kemudian membawa korban ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan medis sekaligus menjalani visum,” ungkap Made.

Source link