Seorang pengendara sepeda motor berinisial A meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah minibus di Jalan Daan Mogot, kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu. Kecelakaan tersebut terjadi di sekitar seberang Bengkel Mobil Rawa Kramat Motor.
Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto mengatakan, korban saat itu mengendarai sepeda motor bernomor polisi A-3479-VBL. Ia melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Daan Mogot.
Kecelakaan melibatkan minibus
Menurut Joko, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor korban berjalan searah dengan sebuah minibus yang berada di sampingnya. Kendaraan roda empat tersebut belum diketahui nomor registrasi maupun identitas pengemudinya.
“Sesampainya di seberang Bengkel Mobil Rawa Kramat Motor, terjadi kecelakaan dengan minibus yang tidak diketahui nomor registrasi serta pengemudinya, yang melaju searah di sampingnya,” kata Joko saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Setelah kecelakaan itu, korban terjatuh dari sepeda motornya. Ia mengalami luka parah pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Dalam keterangannya, Joko menyebut korban sebagai Saudara Ari.
“Saudara Ari mengalami luka pada bagian kepala, meninggal dunia di TKP. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang,” ujar Joko.
Kasus masih ditangani polisi
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan parah. Polisi masih menangani kasus itu, termasuk menindaklanjuti kecelakaan yang melibatkan minibus yang belum diketahui identitas kendaraan dan pengemudinya.
Joko belum menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai keberadaan minibus tersebut setelah kejadian maupun identitas pengemudinya. Penanganan perkara masih berlangsung di Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat.
Kecelakaan terjadi di ruas Jalan Daan Mogot, salah satu lokasi yang disebut dalam laporan kepolisian untuk peristiwa tersebut. Hingga informasi ini disampaikan, korban telah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang, sedangkan proses penanganan kecelakaan masih dilakukan oleh pihak berwenang.





