Preventive Strike Polda Metro Jaya Harus Berfungsi dalam Pencegahan
Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menegaskan pentingnya tim Preventive Strike yang dibentuk Polda Metro Jaya dalam fungsi pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Hendardi menekankan bahwa pembentukan satuan ini harus menjadi instrumen untuk meningkatkan rasa aman masyarakat dan menekan potensi gangguan Kamtibmas sebelum berkembang menjadi tindak pidana atau konflik yang lebih luas.
Orientasi Pencegahan yang Tidak Bergeser ke Tindakan Represif
Meskipun penekanan pada pencegahan sangat penting, Hendardi mengingatkan bahwa orientasi preventif tidak boleh berubah menjadi tindakan represif yang mengurangi hak-hak warga negara.
Ia menegaskan bahwa tindakan kepolisian harus tetap sesuai prinsip legalitas, kebutuhan, proporsionalitas, akuntabilitas, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Preventive Strike harus menjalankan tugasnya dengan profesionalitas dan tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
Transparansi dan Legitimasi Publik
Hendardi juga menyoroti pentingnya transparansi mengenai mandat, ruang lingkup, dan tata cara kerja tim Preventive Strike. Hal ini sangat berperan dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dengan demikian, Preventive Strike dapat memperoleh legitimasi publik apabila menjalankan tugasnya sebagai instrumen pencegahan yang profesional, terukur, akuntabel, dan seimbang antara pemeliharaan keamanan dengan penghormatan hak konstitusional warga negara.
Sumber: ANTARA News





