Pada bulan Januari 2026, Polres Tasikmalaya Kota mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim hujan yang diprediksi akan terjadi. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, menyatakan bahwa curah hujan tinggi tidak hanya meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, tetapi juga potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor. Dalam merespons informasi BMKG tentang intensitas hujan lebat yang diantisipasi akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat, Riki memberikan imbauan kepada masyarakat. Dia mengingatkan pentingnya rutin memantau informasi cuaca resmi dari BMKG dan menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi di lapangan.
BMKG juga mencatat bahwa wilayah Jawa Barat berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai peningkatan frekuensi. Kondisi ini membuka peluang terjadinya bencana hidrometeorologi, terutama di daerah dengan kontur tanah yang labil serta sistem drainase yang kurang memadai. Riki menekankan perlunya pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan sebelum perjalanan, mulai dari sistem pengereman hingga kelengkapan lampu kendaraan. Dia juga menyarankan pengendara untuk mematuhi rambu lalu lintas, menghindari kecepatan tinggi, dan menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI dan jas hujan. Riki menyimpulkan dengan menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama, dan menyarankan pengendara untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak jika kondisi cuaca tidak memungkinkan.





