Pemerintah Kabupaten Situbondo menegaskan komitmen untuk menjaga keadilan sosial di tengah pembangunan strategis nasional. Melalui program kompensasi kerohiman, Pemkab Situbondo menyalurkan bantuan tahap kedua berupa hewan ternak kepada buruh tani melon yang terdampak pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA). Bantuan terdiri atas 250 ekor kambing dan 125 ekor sapi dalam program yang merupakan kelanjutan dari skema kompensasi bagi buruh tani di Desa Wringin, Kecamatan Asembagus. Skema tersebut memastikan setiap buruh tani menerima satu ekor sapi dan sepasang kambing. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan ketepatan sasaran. Camat Asembagus, Faishol Afandi, memastikan bahwa seluruh buruh tani terdata menerima bantuan sesuai haknya tanpa pengecualian. Program ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menjaga keberlanjutan pembangunan bandara tanpa melupakan prinsip keadilan sosial. Bantuan hewan ternak ini menjadi harapan bagi buruh tani yang terdampak, memberikan semangat baru untuk beternak dan menjaga kelangsungan hidup mereka.
Beberapa penerima bantuan juga telah kembali bekerja, seperti menjadi buruh bangunan di area pembangunan bandara. Mereka merasa bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Program ini telah memberikan dampak positif bagi 1.004 buruh tani yang terdampak pembangunan Bandara KASA di Situbondo. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Situbondo dapat semakin maju ke depan. Semua ini merupakan upaya nyata pemerintah untuk memastikan tidak ada warga yang terpinggirkan dalam proses pembangunan infrastruktur strategis nasional.





