Beberapa kejadian kriminalitas di Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (15/1) menjadi sorotan berita, mulai dari polisi yang segera menggelar perkara terkait tewasnya tiga orang di Jalan Warakas, Jakarta Barat hingga Polda Metro Jaya yang berhasil membongkar peredaran ribuan pil ekstasi di dua lokasi.
Pertama, terkait kasus Warakas, Kepolisian bersama Laboratorium Forensik (Labfor) dan Dokter Forensik (Dokfor) sedang menyelidiki tewasnya tiga orang di kontrakan di Jalan Warakas 5 Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan gelar perkara bersama Labfor dan Dokfor untuk membahas fakta yang ditemukan di TKP.
Selanjutnya, Refly Harun, pakar hukum tata negara dan tim kuasa hukum Roy Suryo dan kawan-kawan, menunjukkan tujuh poin keberatannya kepada Polda Metro Jaya terkait kasus laporan dugaan ijazah palsu presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Keberatan itu termasuk soal pelimpahan kasus ke Kejaksaan Tinggi dan penyelesaian kasus klaster satu.
Selain itu, polisi juga berhasil menangkap enam orang “Pak Ogah” yang diduga melakukan pungli di pintu keluar Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Tim gabungan berhasil membekuk para pelaku dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Di tempat lain, Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur tengah melacak pengendara yang melanggar aturan dengan masuk ke jalur Transjakarta di Matraman, Jakarta Timur. Usaha untuk menemukan dan menindak pelanggar masih terus dilakukan.
Terakhir, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ekstasi dan sabu di Jakarta Barat dan Indramayu. Dalam operasi ini, polisi berhasil mengamankan tiga tersangka dan menyita puluhan ribu butir ekstasi serta sabu seberat puluhan gram. Tindakan keras terhadap peredaran narkotika terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Artikel ini bersumber dari ANTARA dan dipublikasikan untuk memberikan informasi terbaru seputar kriminalitas di Jakarta dan sekitarnya.





