Polda Metro Jaya Menunggu Hasil Lab Forensik untuk Ungkap Kematian Sutrimo
Polda Metro Jaya sedang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik guna mengungkap penyebab pasti kematian Sutrimo. Proses penyidikan kasus ini telah memeriksa 27 orang saksi, namun belum ada penambahan saksi baru.
Komunikasi Intensif dengan Tim Medis
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menyampaikan bahwa penyidik terus berkomunikasi secara intensif dengan tim medis. Hasil uji laboratorium forensik diharapkan akan tersedia pekan ini. Pemeriksaan forensik tersebut mencakup deteksi kandungan racun dalam tubuh korban.
“Mudah-mudahan pekan ini, karena kan yang bekerja adalah lab. Makanya, kami juga berharap nanti setelah hasil lab, tim dokter forensik yang akan menyampaikan. Mereka-mereka yang ahli di bidangnya masing-masing,” kata Budi.
Rincian Pemeriksaan dan Perkembangan Terbaru
Budi Hermanto menjelaskan bahwa pemeriksaan telah dilakukan terhadap enam pengemudi ambulans, beberapa perwakilan rumah sakit, saksi di sekitar lokasi kejadian, anggota keluarga dan teman almarhum, perangkat desa, serta pihak terkait laporan di Bareskrim Polri.
Kematian Sutrimo memiliki latar belakang yang membingungkan karena ditemukan di depan klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Polda Metro Jaya terus menggali informasi untuk mengungkap kebenaran di balik kejadian tersebut.
Berdasarkan penyidikan yang sedang berlangsung, Polisi berharap dapat mengonfirmasi penyebab kematian Sutrimo secepatnya setelah menerima hasil laboratorium forensik dan mengumpulkan bukti yang cukup.





