Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tidak hanya sekadar seremoni di Polres Tasikmalaya Kota. Satlantas menegaskan komitmennya dalam mendekatkan diri kepada masyarakat dengan pelayanan yang humanis, penertiban knalpot brong, dan edukasi tentang berlalu lintas di sekolah-sekolah. Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, menegaskan bahwa pendekatan persuasif lebih diutamakan daripada tindakan represif, terutama terkait penjualan dan penggunaan knalpot brong. Satlantas memberikan imbauan kepada para pedagang sebagai langkah preventif, bukan melalui penyitaan barang. Larangan resmi memang sudah ada namun Satlantas lebih memilih edukasi untuk menciptakan kesadaran bersama. Satlantas Tasikmalaya juga aktif dalam program Polisi Masuk Sekolah untuk memberikan pemahaman tentang tata tertib lalu lintas kepada pelajar dari tingkat SD hingga SMA. Pelayanan humanis tetap menjadi kunci dalam setiap kegiatan kepolisian lalu lintas, dengan tujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif baik di kantor maupun di jalan.
Satlantas Tasikmalaya: Fokus Edukasi untuk Tertibkan Knalpot Brong





