Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, telah mengundurkan diri dari jabatannya setelah menyampaikan keputusan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Pengunduran diri Nanik disertai dengan rencana untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri.
Pengunduran Diri Nanik Sudaryati Deyang
Nanik S. Deyang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BGN, sebuah lembaga yang bertanggung jawab dalam melaksanakan program pemenuhan gizi masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selama kepemimpinannya, Nanik melakukan berbagai langkah perbaikan internal dan evaluasi terhadap program tersebut.
Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, membenarkan pengunduran diri Nanik dan menyebut bahwa keputusan tersebut diterima Presiden setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan Nanik. Nanik memutuskan untuk fokus pada pengobatan jantung dan menjalani perawatan optimal untuk pemulihan kesehatannya.
Alasan Pengunduran Diri
Menurut Dirgayuza Setiawan, Nanik berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri dan mundur dari jabatannya sebagai Kepala BGN. Nanik sendiri juga menjelaskan bahwa keputusannya untuk mengundurkan diri adalah agar dapat memberikan perhatian penuh terhadap proses pemulihannya secara optimal.
Meskipun tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik tetap berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengawasan lembaga tersebut. Ia bahkan diminta untuk terlibat dalam pembentukan Dewan Pengawas BGN guna memastikan kelancaran program dan kinerja lembaga tersebut.
Selama memimpin BGN selama satu setengah bulan, Nanik melakukan evaluasi terhadap ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mengidentifikasi berbagai permasalahan terkait pelaksanaan program MBG. Ia berharap agar program-program pemerintah terkait pemulihan gizi masyarakat dapat berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.





