Strategi BI Gagal, Suku Bunga Naik Rp18 Ribu, Dampak pada Rupiah

by




Rupiah Dekati Rp18.000: Strategi BI Naikkan Suku Bunga Gagal

Rupiah Tetap Melawan di Level Rp18.000

Di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), mata uang Garuda tersebut masih bertahan di kisaran psikologis Rp18.000. Menurut data terkini, rupiah diperdagangkan di level tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Strategi Bank Indonesia Gagal di Tengah Pasar

Bank Indonesia (BI) sebelumnya telah mencoba mengambil tindakan untuk menaikkan suku bunga hingga tiga kali dalam sebulan guna menjaga anomali nilai tukar rupiah. Namun, strategi tersebut dinilai masih belum mampu memberikan efek signifikan terhadap pelemahan rupiah di pasar.

“Meningkatkan suku bunga mungkin baik bagi kesehatan pasar dalam jangka panjang. Tetapi pada saat ketidakpastian ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi COVID-19 saat ini, bisa jadi langkah ini kurang efektif,” ujar seorang analis ekonomi.

Prospek Rupiah ke Depan

Meskipun saat ini rupiah masih bertahan di level Rp18.000, namun prospek ke depan masih menghadirkan berbagai ketidakpastian. Faktor internal dan eksternal seperti kebijakan moneter dari bank sentral Amerika Serikat, pertumbuhan ekonomi global, dan gejolak pasar keuangan masih menjadi fokus para pelaku pasar dalam menilai pergerakan rupiah.

Para investor diharapkan tetap waspada dan memantau perkembangan terbaru di pasar keuangan global guna mengantisipasi potensi fluktuasi nilai tukar rupiah yang semakin tidak menentu.


Source link