Tom Lembong: Masyarakat Wajib Simpan Valas demi Lindungi Tabungan dari Risiko Fiskal
Mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong), kembali memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga keamanan tabungan mereka dari risiko fiskal. Salah satu langkah yang disarankan oleh Tom Lembong adalah dengan menyimpan sebagian valuta asing (valas) sebagai alternatif investasi yang aman.
Menghadapi Tantangan Ekonomi Global
Tom Lembong menekankan pentingnya langkah preventif di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dengan menyimpan valas, masyarakat dapat melindungi tabungan mereka dari fluktuasi nilai tukar mata uang dan potensi risiko ekonomi yang tak terduga.
“Kita harus siap menghadapi tantangan ekonomi global dengan langkah-langkah cerdas. Salah satunya adalah dengan memiliki cadangan valas sebagai lapisan perlindungan terhadap tabungan kita,” ujar Tom Lembong.
Kesadaran akan Perlunya Diversifikasi Investasi
Menurut Tom Lembong, kesadaran akan perlunya diversifikasi investasi semakin penting dalam menghadapi gejolak ekonomi global. Dengan memiliki portofolio investasi yang terdiversifikasi, risiko kerugian dapat diminimalkan.
“Sekarang ini adalah saat yang tepat bagi masyarakat untuk mulai mempertimbangkan diversifikasi investasi, termasuk dengan memasukkan valas ke dalam portofolio investasi mereka. Hal ini akan membantu mengamankan tabungan dan investasi dari potensi risiko ekonomi,” tambah Tom Lembong.
Dalam situasi ketidakpastian ekonomi global akibat pandemi COVID-19 dan berbagai faktor lainnya, langkah-langkah preventif seperti menyimpan valas dapat menjadi solusi yang bijaksana. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan saran dari para ahli dan menjaga keamanan finansial mereka di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.
