Bruce Willis Donorkan Otak untuk Penelitian Medis

by



JAKARTA – Aktor Bruce Willis dan keluarganya sepakat untuk mendonorkan otak saat ia meninggal dunia. Donor otak itu untuk penelitian medis.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk kepedulian sekaligus langkah untuk memerangi penyakit saraf yang belum ditemukan obatnya.

Diharapkan, dengan donor otak dari Bruce Willis, para ilmuwan bisa menemukan obat untuk penanganan demesia.

“Keluarga berharap bisa memberikan kontribusi nyata bagi sains, karena selama ini dianogsis FTD (demensia frontotemporal) seringkali terkonfirmasi setelah kematian dengan melakukan autopsi otak,” kata Emma Heming, istri Bruce Willis.

Diketahui bintang Armageddon itu didiagnosis menderita demensia frontotemporal (FTD) sejak awal 2023.

Kemampuan kognitif dan komunikasi Bruce terdampak secara signifikan. Aktor 71 atahun itu kesulitan berbicara sekaligus kurang memahami percakapan.

Selain itu juga terjadi perubahan perilaku yang drastis karenya penyakit ini menyerang lobus frontal otak yang mengendalikan kepribadian.

Untungnya Bruce Willis mendapat dukungan dan dikelilingi oleh keluarganya. Bahkan mantan istri Bruce, Demi Moore kerap datang berkunjung untuk memberikan semangat.

Pihak keluarga memaparkan, kondisi Bruce saat ini terbilang stabil, meski keulitan berkomunikasi dan mengingat sesuatu. “Kami selalu mengajaknya berbincang bercanda, menonton video keluarga dan sesekali bertamasya,” kata sang istri Emma Heming dalam wawancaranya dengan media asing.

Apa itu FTD

FTD atau demensia fronmtotemporal merupakan kelompok penyakit neurodegeneratif progresif yang merusak lobus frontal dan temporal otak, menyebabkan penyusutan pada area yang mengatur kepribadian, perilaku, dan bahasa.

FTD sering menyerang usia lebih muda (45-65 tahun) dibandingkan Alzheimer dan menyebabkan perubahan drastis pada perilaku sosial, emosi, serta kemampuan berbahasa.

Penyebabnya karena kerusakan sel saraf hingga terjadi penyusutan di bagian depan atau frontal dan samping (temporarl) otak.

Gejalanya secara bahasa akan mengalami kesulitasn berbicara, memahami dan atau menemukan kata-kata (afasia).

Sedangkan gejala perilaku akan lebih impulsif. tindakan tidak pantas secara sosial, kehilangan empati dan melakukan tindakan berulang.

FTD berbeda dengan alzeimer, FTD pada tahap awal tidak menyebabkan kehilangan gangguan ingatan atau memori, melainkan lebih fokus pada perubahan kepribadian dan bahasa.

Bruce Willis

Aktor Amerika yang memutuskan pensiun setelah film Assassin (2023). Ia salah satu ikon Hollywood yang dikenal dengan film box officenya, seperti Die Hard, Armageddon, The Sixth Sense dan lainnya.

Sepanjang kariernya, Bruce Willis telah mengoleksi berbagai penghargaan. Mulai Golden Globe, dua People’s Choice Awards, dan menerima bintang di Hollywood Walk of Fame pada 2006.

Bruce Willis juga memenangkan dua Primetime Emmy Awards untuk Aktor Utama Terbaik dalam Serial Drama (Moonlighting) dan Aktor Tamu Terbaik dalam Serial Komedi (Friends). (*)

Source link: times.co.id/bruce-willis-donorkan-otak-untuk-penelitian


Source link