Industri musik Kota Malang kembali menunjukkan geliatnya dengan perilisan album perdana dari band lokal, Divo, yang bertajuk Cinta Bikin Gila. Acara peluncuran album ini juga disertai dengan video musik dari single utama mereka. Dengan langkah ini, Divo ingin meramaikan kembali skena musik pop rock di Bhumi Arema yang memiliki sejarah dan karakter kuat sebagai kota dengan basis pecinta musik rock.
Menurut Yoga Adhinata, leader Divo Band, pemilihan genre pop rock tidak terlepas dari keinginan untuk menghidupkan musik rock di Malang yang sedang tergeser oleh genre lain seperti hip hop, R&B, ambyaran, dan jazz. Melalui album Cinta Bikin Gila, Divo mengusung tema cinta, kehidupan, dan refleksi personal melalui delapan lagu termasuk Cinta Bikin Gila, Sakit Hati, hingga Amnesia.
Setelah peluncuran album, Divo memiliki rencana tur ke berbagai kota di Indonesia dan memperluas distribusi karya mereka melalui platform digital. Mereka juga berharap semua lagu dalam album memiliki video musik untuk memperkuat eksistensi mereka dalam industri musik digital. Meskipun baru merilis album perdana, Divo bukanlah band baru di industri musik dengan sejarah panjang sejak tahun 2011.
Dengan semangat dan identitas musik yang kuat, Divo optimistis bahwa karya mereka bisa diterima oleh masyarakat luas dan bahkan menembus jajaran 10 besar platform streaming nasional seperti Spotify. Peluncuran album ini menjadi simbol kebangkitan musik rock di Malang, menunjukkan bahwa kota ini masih memiliki potensi besar dalam melahirkan karya-karya berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional.





