Beberapa kejadian terkait kriminal dan keamanan terjadi di Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (16/4). Mulai dari motif penganiayaan aktivis KontraS hingga pelecehan santri oleh ustadz. Kepala Oditur Militer II-07 Jakarta, Kolonel Chk Andri Wijaya, mengungkapkan bahwa motif empat terdakwa prajurit TNI dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus diduga merupakan dendam pribadi. Oditurat Militer II-07 Jakarta menyerahkan 11 barang bukti terkait kasus tersebut bersamaan dengan pelimpahan berkas perkara ke Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Sementara itu, Polres Metro Jakarta Utara berhasil menangkap pelaku aksi pencabulan terhadap seorang anak perempuan berusia 9 tahun di Sukapura, Jakarta Utara. Pria berinisial M (49) ditangkap karena diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tersebut. Di tempat lain, seorang pemotor berinisial FM (24) meninggal dunia setelah terlindas bus di dekat tanjakan flyover Pesing, Jakarta Barat. Tak hanya itu, kasus dugaan pelecehan seksual terhadap para santri oleh pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry di Bogor juga menjadi sorotan. Ustaz Abi Makki sebagai saksi mengatakan bahwa korban diimingi sekolah ke Mesir, yang diduga merupakan modus dalam kasus pelecehan tersebut. Setiap perkembangan terkait kasus-kasus tersebut dapat diikuti lebih lanjut melalui tautan yang tertera.
Motif Penganiayaan Aktivis KontraS dan Pelecehan: Kasus Kriminal Kemarin




