Film berjudul “The King’s Warden” memecahkan rekor sebagai film terlaris sepanjang masa di Korea Selatan dengan meraih 16 juta penonton dalam waktu singkat. Film ini berlatar sejarah dan mengangkat kisah nyata Raja Danjong, yang naik takhta sejak usia 12 tahun namun kemudian dijatuhkan oleh kudeta yang dilakukan oleh Pangeran Agung Sunyang dan Han Myunghoe. Setelah kejatuhannya, Raja Danjong diasingkan ke Cheongnyeongpo, daerah terpencil di Yeongwol, Provinsi Gangwon. Meskipun pernah terlupakan, kepopuleran film ini kembali mengangkat wisata lokal tersebut.
Banyak pengunjung datang ke Yeongwol untuk melihat lokasi di mana Raja Danjong dipenjara dan diasingkan. Daerah kepulauan ini menawarkan pemandangan yang indah dan kaya akan sejarah, dengan patung Raja Danjong dan Ratu Jungsung yang sekarang menjadi objek wisata yang populer. Di pulau tersebut, terdapat hutan pinus Geimgang yang menjadi saksi dari kehidupan Raja Danjong selama masa pembuangannya.
Tempat-tempat bersejarah seperti rumah peristirahatan Raja Danjong, Nosandae, dan Manghyangtap, serta lokasi pengasingannya yang kini menjadi tempat wisata menarik untuk pengunjung yang ingin menjelajahi sejarah Korea. Meskipun akhir hayatnya tragis dengan dihukum mati pada tahun 1457, Raja Danjong akhirnya diangkat kembali sebagai Raja dan makamnya dipindahkan ke Jangneung. Kisah pilu Raja Danjong ini bisa disaksikan dalam film “The King’s Warden” yang masih tayang di bioskop Indonesia.





