Dinkes Kabupaten Malang: Temuan 134 Kasus Baru HIV/AIDS 2026

by

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang telah mencatat temuan signifikan pada awal tahun 2026, dimana sebanyak 134 warga dinyatakan positif HIV/AIDS dalam tiga bulan pertama tahun ini. Langkah skrining masif terus dilakukan di seluruh wilayah Bumi Kanjuruhan untuk mendeteksi kasus-kasus ini. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, mengungkapkan bahwa lonjakan angka tersebut terjadi karena strategi active case finding atau penemuan kasus aktif yang mereka terapkan.

Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Malang terkonsentrasi terutama di daerah dengan mobilitas tinggi dan kepadatan penduduk besar, seperti Kecamatan Kepanjen, Singosari, dan Lawang. Faktor-faktor seperti tingginya interaksi sosial dan mobilitas penduduk mempengaruhi penyebaran kasus ini, termasuk wilayah pesisir selatan seperti Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Data tahun sebelumnya menunjukkan bahwa kasus terbanyak berasal dari pasangan orang dengan HIV (ODHIV) yang tinggal serumah.

Penyebab kasus di Kabupaten Malang didominasi oleh perilaku berisiko, terutama dalam hubungan seksual. Upaya penanganan dilakukan dengan memastikan seluruh puskesmas di kecamatan mampu memberikan pelayanan obat antiretroviral (ARV) dan mengembangkan layanan tes gratis di pusat keramaian serta kelompok rentan. Dinkes Kabupaten Malang juga intensif dalam sosialisasi untuk mengurangi stigma negatif terhadap ODHIV dan mendorong masyarakat untuk melakukan skrining mandiri.

Source link