Anthony Budiawan: Peringatan Rupiah Rapuh, Krisis Menanti

by

Anthony Budiawan, Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies), memberikan pandangannya terhadap nilai tukar rupiah yang semakin rentan. Menurutnya, klaim pemerintah dan Bank Indonesia tentang kuatnya fundamental ekonomi tidak benar-benar mencerminkan situasi sebenarnya. Meskipun ada pendapat bahwa rupiah seharusnya nilainya di bawah Rp15.000 per dolar AS, Anthony menyebut bahwa sejumlah indikator struktural sebenarnya menunjukkan kelemahan. Meskipun cadangan devisa Indonesia mencapai sekitar 150 miliar dolar AS dan struktur utang pemerintah didominasi jangka panjang, tetapi menurutnya, secara struktural ekonomi Indonesia lemah dan nilai tukar rupiah sangat rapuh.

Dalam pandangannya, Anthony melihat bahwa tingginya angka kemiskinan menjadi indikator kelemahan struktur ekonomi Indonesia. Menurutnya, tingkat kemiskinan di Indonesia mencapai 68,3 persen atau sekitar 194 juta penduduk, yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Vietnam yang berhasil menurunkan tingkat kemiskinan di bawah 20 persen setelah melakukan reformasi ekonomi sejak tahun 1986. Anthony memberikan peringatan bahwa klaim tentang fundamental ekonomi yang kuat tidak sesuai dengan fakta aktual di lapangan dan bahwa nilai tukar rupiah perlu mendapatkan perhatian lebih serius untuk mencegah kemungkinan krisis di masa yang akan datang.

Source link