Film “Pelangi di Mars” merupakan sebuah karya yang menarik dalam dunia perfilman Indonesia. Dalam film ini, kita akan diajak untuk mengikuti petualangan Pelangi, seorang anak yang lahir di planet Mars, bersama dengan teman-teman robotnya, dalam mengejar mimpi mereka. Film ini menampilkan cerita yang tidak hanya seru, tetapi juga berbeda dari film-film lainnya.
Dengan konsep sci-fi, “Pelangi di Mars” cocok untuk ditonton bersama keluarga, terutama saat momen libur lebaran. Memasuki setiap sudut planet merah, Pelangi menemui berbagai tantangan dan mengajak penonton untuk menjelajahi imajinasi serta mimpi. Para pecinta film di Kota Kediri memberikan respon positif terhadap film ini, menyebut bahwa film ini merupakan karya yang membanggakan.
Film ini tidak hanya menyajikan petualangan Pelangi, tetapi juga menghadirkan inovasi dalam perfilman Indonesia. Dibintangi oleh sejumlah talenta terbaik Indonesia, film ini melibatkan ratusan orang untuk membawa perfilman Indonesia ke level dunia. Penggunaan teknologi Extended Reality (XR) juga membuat “Pelangi di Mars” menjadi film pertama di Indonesia yang menerapkan teknologi ini secara masif.
Dengan para pemeran seperti Messi Gusti, Lutesha, Myesha Lin, Rio Dewanto, dan Livy Renata, serta suara ikonik dari Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Bimo Kusumo, Vanya Rivani, dan Dimitri Arditya, “Pelangi di Mars” memang patut untuk ditonton oleh pecinta film sci-fi. Sebuah karya yang menarik dan berbeda, yang berhasil membawa warna baru dalam perfilman Indonesia.





