Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Cilacap melakukan percepatan realisasi pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Cilacap, Jawa Tengah. Menurut Kepala Bagian PBJ, Hari Winarno, proses pengadaan ini dimulai dengan input SIRUP sebelum melakukan proses pengadaan barang dan jasa. Langkah percepatan ini dilakukan agar tidak menghambat progres APBD di tahun ini dan memastikan pengadaan dapat segera dilakukan.
Paket pengadaan untuk tahun ini telah diumumkan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). Total paket pengadaan mencakup E-purchasing sebanyak 2.735 paket kegiatan dengan total pagu sebesar Rp181 miliar, pengadaan langsung sebanyak 3.021 paket senilai Rp188 miliar, dan sistem tender atau lelang sebanyak 145 paket senilai Rp129 miliar. Ada juga 3 kegiatan seksi senilai Rp568 juta.
Dalam upaya percepatan pengadaan ini, Bagian PBJ tidak hanya melakukan input SIRUP, tetapi juga melakukan jemput bola ke beberapa OPD untuk percepatan pelaksanaan tender. Dukungan dari para penyedia jasa dan masukan dari masyarakat juga menjadi faktor keberhasilan dalam percepatan pengadaan barang dan jasa di Cilacap. Keterlibatan dari bupati, OPD terkait, serta para penyedia jasa sangat penting untuk menjamin keberhasilan percepatan proses pengadaan ini. Kinerja Bagian PBJ Setda Cilacap dalam kolaborasi dengan OPD terkait dinilai berhasil karena mampu menghindari keterlambatan atau kegagalan lelang seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.





