UMKM Bangkit Melalui Bantuan Gerobak PIK2: Titik Balik Sukses

by

Di Teluknaga, rumah-rumah sederhana menjadi tempat usaha mikro yang menjadi satu-satunya sumber penghasilan bagi banyak orang. Tanpa gaji bulanan atau tunjangan tetap, dagangan harus terjual setiap hari untuk menghidupi keluarga. Dalam situasi seperti itu, program “UMKM BANGKIT” dari CSR PIK2 hadir sebagai langkah strategis untuk mendukung pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang. Program ini menyediakan 42 unit gerobak usaha untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM di wilayah tersebut.

Gerobak usaha tidak hanya berfungsi sebagai alat mobilitas, tetapi juga sebagai etalase yang mencerminkan citra usaha, kebersihan, dan memengaruhi persepsi pelanggan. Peningkatan kualitas sarana usaha ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pelaku UMKM. Restu Mahesa berharap bahwa bantuan ini dapat mendorong kemandirian para pelaku usaha.

Stephen Bambang, General Manager Estate Management, menjelaskan bahwa program CSR ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah. Salah satu penerima bantuan, Dedi Supriyadi, seorang pedagang mie ayam, merasa hampir menyerah sebelum mendapatkan bantuan gerobak. Gerobaknya yang rusak sering bocor saat hujan, membuatnya kesulitan untuk berjualan. Namun, setelah mendapatkan bantuan gerobak, penampilan dagangannya menjadi lebih rapi dan bersih, menarik lebih banyak pelanggan.

Penyaluran gerobak ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang CSR PIK2 untuk membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan dengan memperkuat pelaku usaha mikro. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, bantuan sederhana seperti gerobak dapat menjadi titik balik yang penting bagi masa depan keluarga. Ini merupakan contoh nyata bagaimana program bantuan dapat memiliki dampak besar bagi kemajuan ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

Source link