Limp Bizkit harus membatalkan konser di Estonia setelah vokalis mereka, Fred Durst, mengungkapkan dukungannya terhadap Presiden Rusia, Vladimir Putin. Band nu metal ini seharusnya tampil pada 31 Mei 2026, namun jadwal itu dibatalkan setelah postingan dukungan Putin yang viral. Baltic Live Agency, penyelenggara konser, menyatakan pembatalan tersebut karena “keadaan di luar kendali pihak penyelenggara.”
Fred Durst sebelumnya pernah membuat kontroversi dengan spanduk bertuliskan Crimea = Russia, yang menyebabkan pelarangan Limp Bizkit masuk ke Ukraina selama lima tahun. Alasan dukungan Durst terhadap Rusia ternyata berkaitan dengan pernikahannya dengan seorang perempuan asal Crimea, Rusia. Estonia, yang telah merdeka dari Rusia sejak 1991, melarang pendukung Rusia masuk ke negaranya sebagai bentuk dukungan terhadap integritas teritorial Ukraina.
Limp Bizkit sendiri merupakan grup musik nu metal asal Amerika yang dikenal sebagai pionir budaya pop pada dekade ’90-an dan awal 2000-an. Dengan karier yang telah melalui berbagai masa jeda dan perubahan anggota, Limp Bizkit tetap menjadi ikon dalam genre musik mereka. Pasca pembatalan konser di Estonia, band ini tetap menjaga eksistensi mereka dalam industri musik.





