Pementasan teater bertema kemanusiaan “Di Balik Langit Gaza” menjadi sorotan utama Palestine Festival yang akan digelar Adara Relief International pada 28 Desember di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Menteng, Jakarta Pusat. Dua tahun genosida di Gaza membuktikan ketangguhan bangsa Palestina meskipun dilanda krisis kemanusiaan mereka tak pernah melepaskan tanah airnya. Adara Relief International sebagai penyelenggara festival ini menyatakan bahwa gelaran tahun ini menampilkan teater dan pameran seni yang merekam kondisi kemanusiaan serta kekayaan budaya Palestina dengan tema Never-Ending Resilience for Humanity. Acara ini dirancang untuk menumbuhkan empati dan keterlibatan publik Indonesia terhadap krisis di Palestina.
Pementasan teater “Di Balik Langit Gaza” menyajikan keteguhan warga Gaza di tengah konflik berkepanjangan dan melibatkan sejumlah aktor Indonesia di bawah arahan sutradara Adipatilawe. Selain teater, pengunjung dapat menikmati pameran seni bertema kebudayaan Palestina yang mengajak publik menelusuri akar sejarah serta warisan budaya Palestina yang telah tumbuh selama ribuan tahun. Acara ini menargetkan kehadiran 2.400 peserta dari individu hingga komunitas dengan harapan agar melalui seni, edukasi, dan aksi kemanusiaan, solidaritas terhadap Palestina dapat terus diperkuat. Para aktor dan penyelenggara festival mengajak masyarakat Indonesia untuk menunjukkan dukungan dan kepedulian terhadap Palestina melalui acara ini.





