Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai hingga mendekati 8 persen dalam beberapa tahun ke depan. Di Indonesia Economic Summit 2026, Purbaya menegaskan bahwa perekonomian nasional saat ini berada di jalur yang tepat dan mengalami percepatan setelah periode perlambatan. Pemulihan ekonomi Indonesia dinilai kuat dan berkelanjutan, dengan fokus pada memperbaiki fundamental ekonomi secara menyeluruh. Meskipun memberikan stimulus untuk mendorong pertumbuhan, pemerintah tetap menjaga stabilitas fiskal dan tidak melampaui batas defisit 3 persen dari PDB.
Pemerintah berupaya mengoptimalkan seluruh mesin pertumbuhan ekonomi, baik dari sisi pemerintah maupun sektor swasta. Melalui dukungan terhadap sektor swasta serta upaya penyederhanaan birokrasi dan penghapusan hambatan investasi, diharapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa dipercepat. Untuk mendukung percepatan ini, pemerintah membentuk satuan tugas khusus debottlenecking untuk menyelesaikan kendala dunia usaha. Selain itu, Menkeu Purbaya juga membahas kinerja penerimaan negara hingga akhir Januari 2026, dengan realisasi penerimaan mencapai Rp172,7 triliun yang tumbuh 9,8 persen year on year, terutama didorong oleh penerimaan pajak yang tumbuh hingga 30 persen.





