Pengangguran di Indonesia: Data Dominasi Laki-Laki

by

Pengangguran di Indonesia didominasi oleh laki-laki, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Pada bulan November 2025, jumlah pengangguran mencapai 7,35 juta orang, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,74 persen. Meskipun terjadi penurunan tren dibanding periode sebelumnya, angka pengangguran laki-laki tetap lebih tinggi daripada perempuan. Selama periode Februari 2024 hingga November 2025, TPT laki-laki selalu lebih tinggi, menunjukkan beban pengangguran yang lebih besar bagi laki-laki.

Menariknya, pada Agustus 2024, angka pengangguran laki-laki dan perempuan hampir seimbang. Namun, pada Februari 2025, perbedaan tersebut kembali muncul dengan TPT laki-laki naik menjadi 4,98 persen dan perempuan turun ke 4,41 persen. Agustus 2025 menunjukkan angka pengangguran yang mendekati keseimbangan antara laki-laki dan perempuan.

Data BPS juga mengungkap perbedaan pengangguran berdasarkan wilayah, di mana wilayah perkotaan memiliki TPT yang lebih tinggi dibandingkan dengan perdesaan. Angka pengangguran di perkotaan pada Februari 2024 dan Agustus 2025 tetap jauh di atas perdesaan. Selain itu, jumlah penduduk usia kerja terus berubah, dengan angkatan kerja mencapai 155,27 juta orang pada November 2025.

Meskipun jumlah pekerja yang bekerja terus bertambah, masalah penyediaan lapangan kerja masih menjadi perhatian penting bagi pemerintah dan sektor swasta. Dalam menghadapi tantangan pengangguran ini, langkah-langkah strategis perlu diambil untuk menciptakan kesempatan kerja yang lebih merata dan berkelanjutan di seluruh sektor ekonomi Indonesia.

Source link