Menara Syariah PIK2 terus menegaskan perannya sebagai pusat kolaborasi lintas negara dalam pengembangan ekonomi syariah dan industri halal melalui Simposium Internasional Halal Beyond Compliance: Strategic Pathways to Global Leadership. Menurut Menteri Koperasi Indonesia, Ferry Juliantono, ekonomi syariah adalah pendekatan pembangunan yang relevan dengan dinamika global saat ini karena berangkat dari semangat rahmatan lil alamin. Pendekatan ini juga membawa dimensi tanggung jawab yang lebih luas dalam praktik ekonomi, tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga terhadap ekologi. Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, melihat bahwa Menara Syariah PIK2 memiliki peran strategis sebagai tempat bertemunya berbagai pemikiran ekonomi syariah dari perspektif pertumbuhan dan konsolidasi global. Dzulfikar optimis bahwa penguatan peran tersebut akan memperkuat posisi Indonesia di level global, mengingat pertumbuhan keuangan syariah yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hassan, juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menetapkan standar halal secara global untuk memastikan bahwa standar tersebut mencerminkan nilai-nilai halal yang bersifat universal.
Menara Syariah PIK2: Simpul Kolaborasi Ekonomi Syariah





