Pemerintah Kabupaten Cilacap, pada tahun anggaran 2026, akan mengalokasikan dana sebesar Rp29,1 miliar untuk pembangunan infrastruktur pengairan, drainase, dan layanan air minum. Dana tersebut akan terbagi menjadi 104 paket pekerjaan, termasuk pembangunan drainase, irigasi, air baku, SPAM, dan sekretariat. Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan yang tepat sasaran dan sesuai jadwal oleh Dinas PSDA Cilacap untuk mendukung produktivitas pertanian dan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, Kepala Dinas PSDA Cilacap, Bambang Tujiatno, menyampaikan fokus pada penguatan infrastruktur pengairan, drainase, dan SPAM di berbagai wilayah, dengan penekanan pada keberlanjutan lingkungan.
Dalam upaya mencapai target pelayanan air minum yang aman, PSDA Cilacap juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan merawat infrastruktur. Ini sejalan dengan capaian positif akses air minum yang telah mencapai 53,29 persen penduduk, melampaui target sebelumnya. Dengan kondisi infrastruktur yang saat ini mengalami kerusakan dan tantangan, pembangunan infrastruktur pengairan di Kabupaten Cilacap menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan produktivitas pertanian di daerah tersebut.





