Manajemen PT. Bungah Industrial Park di Gresik mengumumkan pembatalan rencana relokasi makam keramat di Desa Melirang setelah mediasi dengan warga setempat. Sebagai langkah alternatif, perusahaan berkomitmen untuk merawat dan melestarikan komplek makam tua tersebut dengan membangun infrastruktur tambahan. Warga Desa Melirang awalnya menolak rencana relokasi, khawatir akan kehilangan warisan leluhur mereka. Antonius Tegus Wisnu, Project Manager PT. Bungah Industrial Park, menjelaskan bahwa pembatalan relokasi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat, terutama warga sekitar. Meskipun sebelumnya warga setuju dengan relokasi, setelah pertimbangan matang, pihak perusahaan memutuskan untuk tetap merawat makam tersebut. Selain itu, PT. Bungah Industrial Park juga berjanji untuk memberikan prioritas pada rekrutmen tenaga kerja kepada warga sekitar. Tindakan tersebut diambil setelah gejolak penolakan muncul saat aktivitas pemerataan lahan dilakukan di sekitar area komplek makam. Langkah pembatalan relokasi ini diharapkan dapat mempertahankan keberadaan makam keramat dan menjaga kedekatan dengan masyarakat sekitar.
Manajemen Bungah Industrial Park Memutuskan Tetap Rawat Makam Keramat Melirang Gresik





