Potensi Keuntungan Jatah DD 2026 di Gresik: Ratusan Juta Tiap Desa

by -44 Views

Pagu Dana Desa (DD) 2026 di Kabupaten Gresik mengalami penurunan signifikan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini mengharuskan desa-desa di area tersebut untuk melakukan penyesuaian. Total Dana Desa yang diterima oleh Kabupaten Gresik pada tahun ini hanya sekitar 108 miliar, jauh lebih rendah dari alokasi tahun sebelumnya yang mencapai 316 miliar. Akibatnya, rata-rata alokasi DD per desa kini berkisar antara Rp 249 juta hingga Rp 373 juta, jauh lebih rendah dari sebelumnya yang mencapai Rp 900 juta hingga Rp 1,2 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gresik, Abu Hasan, menjelaskan bahwa pengurangan Dana Desa ini merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat yang berlaku secara nasional. Penyebabnya terkait dengan kebijakan anggaran untuk mendukung program-program nasional, seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Hal ini mengakibatkan Dana Desa 2026 tidak lagi diterima secara utuh oleh desa.

Abu Hasan menegaskan bahwa penurunan Dana Desa ini akan memaksa pemerintah desa untuk menyesuaikan program-program yang ada, terutama program fisik dan pembangunan infrastruktur yang sudah direncanakan sejak pertengahan 2025. Meskipun penurunan Dana Desa berdampak pada pembangunan desa, Abu Hasan menegaskan bahwa desa memiliki sumber pendapatan lain selain DD.

Meski mengalami penurunan Dana Desa yang signifikan, Abu Hasan mendorong pemerintah desa untuk tetap memprioritaskan program-progam yang langsung bermanfaat bagi masyarakat setempat. Ia juga menekankan pentingnya desa untuk cermat dalam mengelola dan menyusun prioritas pembangunan desa.

Source link