MTV telah resmi menutup lima saluran musik di Inggris dan Irlandia sebagai bagian dari restrukturisasi besar yang dilakukan oleh induk perusahaannya, Paramount Global. Penutupan ini terjadi pada akhir tahun 2025, menandai pergeseran turunnya minat penonton terhadap televisi sebagai media konsumsi video musik.
Saluran yang dihentikan operasinya mencakup MTV Music, MTV 80s, MTV 90s, Club MTV, dan MTV Live. Sementara saluran utama MTV tetap beroperasi dengan fokus pada program realitas, meninggalkan format musik yang telah menjadi ciri khasnya selama bertahun-tahun.
Penurunan minat penonton terhadap program musik TV linier, serta kecenderungan konsumsi video musik melalui platform digital seperti YouTube, TikTok, dan media sosial lainnya, menjadi alasan besar di balik penutupan saluran tersebut. Paramount Global menargetkan efisiensi biaya hingga 500 juta dolar AS dengan menghentikan operasional saluran musik sebagai bagian dari strategi penghematan.
Penutupan saluran musik MTV ini mencerminkan tantangan baru bagi industri video musik, di mana karya visual musisi harus disebarluaskan ke berbagai platform dengan pendekatan kreatif yang berbeda. Sutradara video musik mengakui bahwa peran MTV sebagai etalase utama karya visual musisi telah berubah, dan penyesuaian terhadap format video pendek di media sosial menjadi hal yang diperlukan bagi kelangsungan industri.





