Angkasa Band, grup musik rock dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah membuktikan diri sebagai salah satu band daerah yang paling gigih dan berhasil bertahan di panggung musik Indonesia selama dua dekade penuh. Dibentuk pada 23 November 2004, band ini kini digawangi oleh Ato (vokal), Teguh (gitar), Ovick (bass), Githa (keyboard), dan Obiro Shima (drum). Mereka dikenal dengan lagu-lagu bertema cinta yang diaransemen dalam gaya rock yang khas.
Karier Angkasa dimulai dari jalur independen (indie), namun popularitas mereka melonjak secara tak terduga. Karyanya begitu diminati hingga album indie mereka dibajak dan menyebar luas sampai ke berbagai wilayah di Indonesia, menunjukkan daya tarik musik mereka bagi pecinta musik. Prestasi musikalitas Angkasa telah terbentuk melalui serangkaian penghargaan, seperti Juara Festival Band tingkat SLTA, Musikalisasi Puisi Se-Jawa Barat, Pentas Merdeka, dan Lomba Cipta Lagu Se-Jawa Barat.
Angkasa mulai mencuri perhatian nasional setelah merilis album perdana ‘Jangan Pernah Selingkuh’ pada tahun 2008. Album ini tidak hanya mengukuhkan identitas rock mereka tetapi juga membawa Angkasa ke panggung utama industri musik Indonesia. Perjalanan mereka mengalami perubahan formasi ketika drummer awal mereka, Anggi, memutuskan untuk mundur pada tahun 2012 dan digantikan oleh Obiro Shima.
Pada tahun 2018, Angkasa resmi bergabung dengan label musik Nagaswara dan merilis single “Dingin” sebagai bagian dari album “Rahasia Terbesar”. Kesolidan dan konsistensi Angkasa selama dua dekade, serta identitas rock yang kuat yang mereka pegang, membuat mereka tetap dicintai oleh penggemar setia. Dengan prestasi dan karya yang terus berkembang, Angkasa adalah simbol kesuksesan band asal Cianjur yang berhasil menembus dan bertahan di kancah musik nasional.





