Said Didu memberikan sorotan tajam terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan III 2025. Melalui cuitan di akun media sosial pribadinya, ia mencatat adanya penurunan dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, dari 5,12 persen menjadi 5,04 persen. Hal ini juga berdampak pada pertumbuhan konsumsi di Indonesia yang juga mengalami penurunan. Menurut mantan sekretaris BUMN ini, sulit untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi tersebut karena beberapa faktor seperti judi online, korupsi, dan penyelundupan obat-obatan terlarang yang sulit untuk dihentikan. Dengan adanya kebocoran tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi sulit untuk kembali naik.
Penyebab Ekonomi Indonesia Turun: Analisis Mendalam





