Bahlil Ungkap Proyek DME Dimulai 2026: Solusi Alternatif Bye LPG

by -65 Views

Proyek Dimethyl Ether (DME) akan segera dimulai di Indonesia pada awal tahun 2026, menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Bahlil menyatakan bahwa perusahaan studi Danantara telah menyelesaikan analisis proyek tersebut dan rencana eksekusinya akan segera dilaksanakan. Kabar ini disambut baik sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan negara terhadap impor LPG.

Di tengah rencana proyek DME ini, muncul pertanyaan mengenai penggunaan liquefied petroleum gas (LPG). Bahlil menjelaskan bahwa proyek DME adalah upaya untuk mengurangi impor LPG, dengan konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 8,5 juta ton per tahun namun kapasitas produksi dalam negeri hanya sekitar 1,3 juta ton. Hal ini menyebabkan Indonesia masih harus mengimpor sekitar 7 hingga 7,5 juta ton LPG setiap tahunnya.

Bahlil juga menyoroti bahwa produksi LPG dalam negeri terbatas karena karakteristik gas yang berbeda. Oleh karena itu, pemerintah mencari solusi dengan mendorong hilirisasi batubara menjadi DME, yang dapat menjadi alternatif pengganti LPG. Proyek ini dipandang memiliki potensi ekonomi yang besar karena harga DME lebih terjangkau daripada LPG impor. Dengan begitu, proyek DME diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG.

Source link