Rose dari BLACKPINK diduga menjadi korban rasisme saat menghadiri peragaan busana “Saint Laurent 2026 S/S Women’s Collection” di Paris, Prancis. Rasisme ini terjadi ketika ELLE UK memotong foto Rose, yang duduk di barisan terdepan bersama selebriti lainnya. ELLE UK kemudian meminta maaf dan mengklarifikasi bahwa mereka tidak bermaksud menyinggung siapa pun dengan tindakan mereka.
Selain ELLE UK, Charli XCX juga dituduh melakukan tindakan rasisme pada Rose dengan mengunggah foto yang memperlihatkan Rose dalam bayangan yang lebih gelap. Video yang dirilis oleh Vogue Jepang juga menimbulkan kritik terhadap Charli karena tampak mengabaikan Rose saat berbicara dengan orang lain selama acara busana.
Rose BLACKPINK, atau Roseanne Park, adalah seorang penyanyi asal Selandia Baru dan Korea Selatan yang berbasis di Korea Selatan. Ia telah mencapai kesuksesan dunia baik sebagai anggota BLACKPINK maupun sebagai solois dengan hits seperti “On The Ground” dan “Gone”. Kontroversi rasisme ini menunjukkan bahwa sikap yang sensitif terhadap representasi rasial masih sangat penting, terutama di industri hiburan global yang memiliki pengaruh besar.





