Profil Yusuf Permana, Deputi Protokol, Pers, dan Media Setpres

by -146 Views

Yusuf Permana, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden (Setpres), menjadi sorotan publik setelah mengembalikan ID Pers Istana kepada wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia. Tindakan ini dilakukan setelah Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Setpres mencabut ID Pers liputan khusus kegiatan Presiden karena wartawan CNN Indonesia bertanya mengenai Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. Yusuf Permana menjelaskan bahwa Kepala BPMI, Erlin Suastini telah meminta maaf kepada Diana dan pihak CNN Indonesia dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin lalu. Yusuf juga menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak akan terulang dan Biro Pers dan Media menyesali penarikan ID wartawan.

Yusuf Permana dilantik sebagai Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres oleh Menteri Sekretaris Negara pada November 2024. Sebagai Pejabat Eselon 1, Yusuf Permana lahir di Jakarta pada 24 September 1975 dan meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gunadarma. Ia memulai karirnya sebagai Staf Biro Protokol Setpres, kemudian menjadi Kepala Biro Protokol. Sebelum beralih ke Kemensetneg, Yusuf bekerja sebagai staf pribadi suami Presiden Megawati Soekarnoputri. Selain itu, ia juga menjabat sebagai komisaris di beberapa perusahaan pelat merah seperti PT Djakarta Lloyd (Persero), PT Pelabuhan Indonesia I (Persero), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Berdasarkan LHKPN tahun 2023, kekayaan Yusuf Permana mencapai Rp13,33 miliar dengan utang Rp2,5 miliar, terbesar berasal dari tanah dan bangunan serta investasi dalam surat berharga.

Keseluruhan, tindakan Yusuf Permana menarik perhatian publik terhadap isu ID Pers Istana yang dikembalikan kepada wartawan CNN Indonesia. Dengan latar belakang dan pengalaman yang dimilikinya, Yusuf Permana tetap menjadi sosok yang memiliki pengaruh dalam bidang protokol, pers, dan media di lingkungan Setpres.

Source link