Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang merayakan kesuksesan dua lulusan terbaik pada wisuda ke-74 periode II tahun 2025. Herman Rubiyanto dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) serta Sofyan Dwi Saputra dari Program D-3 Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri (FTI) terpilih menjadi lulusan terbaik ITN. Herman Rubiyanto, dengan IPK 3,66, berasal dari keluarga kuli bangunan di Wagir, Kabupaten Malang, yang menunjukkan bahwa semangat dan kerja keras dapat mengatasi segala keterbatasan. Dukungan orang tuanya yang selalu menekankan nilai-nilai kejujuran dan kerja keras merupakan fondasi kesuksesannya. Sebaliknya, Sofyan Dwi Saputra, anak seorang petani jeruk, berhasil meraih gelar lulusan terbaik program D-3 Teknik Mesin dengan menciptakan inovasi mesin pengisi air galon otomatis. Melalui rancangannya, ia membuktikan bahwa semangat juang dapat membawa seseorang pada puncak prestasi dengan IPK 3,80. Dua kisah inspiratif ini menjadi cerminan semangat dan kegigihan dalam menggapai mimpi, tidak peduli dari latar belakang apa pun. Laiknya Herman dan Sofyan, setiap individu memiliki potensi untuk meraih kesuksesan dengan kerja keras dan tekad yang kuat.
Perjalanan Sukses: Dari Anak Kuli Bangunan hingga Petani Jeruk Menjadi Lulusan Terbaik ITN Malang
