Dampak Ekstrim Kebijakan Menkeu Purbaya Tarik Dana Rp200 Triliun

by -43 Views

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengumumkan keputusannya untuk menarik uang sebesar Rp 200 triliun dari Bank Indonesia dengan tujuan untuk mengalirkan dana tersebut ke Himbara (Himpunan Bank Negara). Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan likuiditas di sektor perbankan dan merangsang pertumbuhan ekonomi, demikian menurut pendapat Ekonom UGM, Denni Puspa Purbasari, Ph.D. Denni menekankan bahwa langkah yang diambil oleh Menkeu Purbaya tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta menciptakan lapangan kerja.

Menurut Denni, langkah ini sejalan dengan upaya mencapai keseimbangan internal, di mana peningkatan likuiditas dalam perekonomian dapat menjadi salah satu caranya. Namun demikian, jika likuiditas meningkat dan suku bunga turun, ada potensi bagi investor untuk memandang bahwa Indonesia tidak lagi menjadi destinasi menarik untuk berinvestasi, yang kemungkinan dapat menyebabkan aliran modal keluar dari negeri. Konsekuensinya, kurs Rupiah dapat terdepresiasi terhadap mata uang asing.

Denni juga menekankan pentingnya kebijakan pemerintah dalam mencapai keseimbangan baik internal maupun eksternal dari sudut pandang Ilmu Ekonomi. Keseimbangan internal mencakup stabilitas ekonomi makro domestik yang mencakup pencapaian full employment dan tingkat inflasi yang stabil, sedangkan keseimbangan eksternal terkait dengan stabilitas antara neraca transaksi berjalan dan arus modal internasional. Ini menunjukkan perlunya perencanaan kebijakan yang tepat guna mencapai tujuan tersebut sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini.

Source link